Cara ML Agar Kuat Tahan Lama (20 Menit Lebih), Hindari 1 Hal Ini

Cara ML Agar Kuat Tahan Lama (20 Menit Lebih), Hindari 1 Hal Ini – Sebagai seorang pria, Saya mengerti jika senjata yang keras dan tidak cepat layu (meski dijepit dan digoyang keras) membuat pasangan Anda gemetar bahagia. Dan efek selanjutnya, dirinya selalu minta lagi, lagi dan lagi.

Tapi terkadang, hal itu seolah hanya sekedar “impian” yang rasanya sulit dicapai (sesulit timnas Kita menjadi kampiun bola di asia tenggara).

Tapi tenang, Anda tidak sendirian. Banyak di luaran sana, pria yang bernasib sama dengan Anda bahkan mungkin lebih parah.

Berikut faktanya: 30%-40% pria sudah klimaks di saat pasangannya mungkin baru mulai panas. Sebanyak 7 hingga 17% pria di bawah usia 40, mengalami impotensi.

Biar tidak disebut mengada-ada, bisa Anda cek data penelitiannya di sini —> Persentase Pria Impotensi

Saya berharap, setelah membaca artikel ini Anda bisa membuang setengah masalah yang menghambat Anda menjadi pria yang kuat dan tahan lama (minimal 20 menit penetrasi ML).

Untuk lebih memudahkan Anda menangkap isi dari artikel ini, Saya tampilkan dahulu dalam bentuk poin-poin sebagai berikut :

  1. ‘Kuat’ tidak sama dengan ‘Tahan Lama’
  2. Satu hal yang bisa menghancurkan ‘Kekuatan’ dan ‘Ketahan Lamaan’ Anda
  3. Setelah menghindari satu hal penghancur (yang PapaTahanLama sebut di poin 2), Action selanjutnya apa…

Mari kita bedah tahap demi tahap dari ketiga poin di atas :

‘Kuat’ Tidak Sama Dengan ‘Tahan Lama’

Hal yang sebetulnya sangat jelas berbeda, tapi terkadang (kalau boleh dikatakan, hampir selalu) kata ‘kuat’ dan ‘tahan lama’ digeneralisir menjadi sesuatu yang sama oleh para penjual jamu, penjual panduan seks, penjual obat kuat dan para marketer yang produknya berhubungan dengan seksualitas pria.

Tidak percaya ? ketik saja di google, misal ‘herbal pria tahan lama’. Dalam sekejap akan muncul 10 situs penjual aneka ramuan kuat pria di halaman 1 google. Silakan cek satu persatu, kemudian amati manfaat atau khasiat dari ramuan kuat tersebut.

Saya jamin, akan muncul minimal 2 khasiat ini : 1. Membuat kuat ereksi alat vital 2. Membuat alat vital tahan lama ereksi.

Seakan-akan mereka mengklaim jika ramuannya bisa membuat ereksi ‘kuat’, secara otomatis juga ereksi bisa ‘tahan lama’. Faktanya, jamu atau ramuan-ramuan tersebut mungkin bisa meningkatkan libido Anda, sehingga penis menjadi keras (kuat). Tapi sama sekali tidak membuat Anda tahan lama.

Jika ada herbal di pasaran yang benar-benar bisa membuat keras plus tahan lama, ramuan tersebut patut dicurigai tidak alami. Mungkin benar terdiri dari bahan-bahan tradisional yang bisa membuat keras ereksi, tapi kemudian dicampur dengan obat kimia jenis SSRI yang memiliki fungsi membuat tahan lama.

Sangat jelas…kuat itu berbeda dengan tahan lama. Kuat (kerasnya penis) berhubungan dengan ada tidaknya gangguan impotensi. Sedangkan ‘tahan lama’ tidak berhubungan dengan impotensi, tetapi ejakulasi dini (ED).

Hilangnya kekuatan (kekerasan ereksi) dan ketidak mampuan tahan lama (ejakulasi dini), penyebabnya mungkin bisa sama. Tetapi, cara penanganannya berbeda.

Pria impotensi, jangankan tahan lama, berdiri saja Mr. P nya ogah. Sedangkan pria ED penisnya mampu ereksi keras (bahkan bisa sekeras mentimun) tetapi  permasalahannya dia tidak mau tahan lama.

Gagal paham dengan pengertian “kuat” dan “tahan lama”, membuat Anda salah mengambil metode penyembuhan.

Satu Hal yang Bisa Menghancurkan Baik Kekuatan Maupun Ketahan Lamaan Anda

Seperti pembahasan di atas, mungkin ada kesamaan penyebab hilangnya kekuatan dan ketahan lamaan senjata Anda.

Jika disuruh menyebut satu penyebab yang bisa membuat pria impotensi (hilang kekuatan ereksi) ataupun ejakulasi dini (tidak mampu tahan lama), maka ‘STRESS atau DEPRESI’ adalah jawabannya.

Hampir semua seksolog dari kalangan dokter maupun psikolog percaya, bahwa masalah psikologis (stress, depresi) biang utama terjadinya impotensi.

Sedangkan untuk kasus ejakulasi dini, masih ada silang pendapat. Sebagian mengatakan bahwa masalah psikologis sebagai sumber utama dan sebagian lain menyatakan faktor genetik paling berpengaruh.

Terlepas dari itu semua, besar atau kecil pengaruhnya, yang jelas faktor psikologis jelas mempunyai peranan pada timbulnya ejakulasi dini. Hal ini bisa dibuktikan, bahwa pasangan yang baru pertama kali berhubungan seksual, 60% cepat klimaks dalam hitungan kurang dari 2 menit.

Hal ini terjadi karena pasangan baru mengalamai nervous tingkat tinggi yang membuat mereka hilang kontrol ejakulasi.

Jadi…

Jika Anda ingin ‘kuat’ juga ‘tahan ‘lama’, hal pertama yang musti (wajib tanpa tapi) Anda lakukan adalah hindari yang namanya stress atau depresi.

Lalu apakah dengan menghindari stress atau depresi menjamin seorang pria bisa kuat plus tahan lama ?

Dengan jujur dan berat hati… PapaTahanLama katakan belum.

Tidak adanya stress atau depresi memberi peluang besar (kalau tidak boleh dikatakan menjamin) pria terbebas dari munculnya impotensi. Tapi sama sekali tidak menjamin pria terbebas dari ejakulasi dini.

Untuk menjadi pria yang tahan lama saat berhubungan intim, selain wajib menghindari stress / depresi juga harus melakukan beberapa hal lain.

Please, lihat lagi paragraf 6, di situ PapaTahanLama sebutkan bahwa membaca artikel ini membuang setengah masalah Anda.

Jadi setelah Anda bisa menghindari stress, Anda baru baru bisa menjadi pria kuat tapi belum tentu tahan lama. Untuk menjadi pria tahan lama, Anda perlu usaha lainnya.

Simak di poin ketiga berikut ini.

Setelah Menghindari Stress, Untuk Menjadi Pria Kuat dan Tahan Lama, Selanjutnya Apa ?..

Jika Anda tidak mengalami masalah psikologis (stress; depresi) dan tubuh Anda dalam kondisi sehat plus prima, hampir bisa dikatakan sangat sulit impotensi menyerang Anda. Kemungkinannya tetap ada, tapi sangatlah kecil…

Beda halnya dengan impotensi, meski sehat bugar baik fisik maupun mental, seseorang tetap bisa terkena ejakulasi dini.

Sebetulnya penyebab ED, sampai saat ini belum diketahui secara pasti, alias masih misteri. Penyebab – penyebab ejakulasi dini yang dikeluarkan oleh pakar seksologi;,  sifatnya masih dugaan-dugaan. Di mana makin ke sini makin berkembang seiring makin banyaknya penelitian tentang ED.

Sebelumnya para pakar menduga, bahwa faktor psikologis menjadi penyebab utama munculnya ED. Namun beberapa penelitian belakangan ini, menunjukan hasil lain. Faktor genetik / keturunan diduga kuat sebagai penyebab utama ED, terutama pada ejakulasi dini jenis primer.

Hal yang unik dari ejakulasi dini, meski penyebab utama belum diketahui secara pasti, tapi sudah ditemukan cara-cara efektif menanggulanginya dalam berbagai jenis pengobatan, treatment atau terapi, baik secara medis maupun non medis.

Selanjutnya, bagi Anda penderita ED silakan cari info terapi, treatment atau pengobatan untuk mengatasi ejakulasi dini agar bisa tahan lama di ranjang (minimal 20 menit) dan membahagiakan pasangan.

Oh ya…kenapa harus 20 menit atau lebih ? 

Menurut laporan Journal Sex of Medicine, durasi ML saat penetrasi 1-3 menit (terlalu cepat), 7-13 menit (durasi ideal idaman wanita), 10-30 menit (terlalu lama). Ingat ini hanya durasi penetrasi, jadi foreplay tidak termasuk.

Untuk amannya, agar bisa membuat pasangan kita mencapai orgasme, setidaknya kita memiliki kemampuan minimal 20 menit saat penetrasi.

Meski mungkin kurang dari itu wanita bisa orgasme, tidak mengapa. Toh wanita beda dengan pria, mereka bisa mengalami beberapa kali orgasme dalam satu sesi bercinta.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *