Jamu Kuat Tahan Lama VS Obat Farmasi, Pria ED Pilih Mana ?

jamu tradisional kuat lelaki tahan lama

Jamu Kuat Tahan Lama VS Obat Farmasi, Pria ED Pilih Mana ? – Ejakulasi dini (ED) mungkin memang bukan penyakit yang membahayakan, dalam artian menimbulkan resiko kematian. Tapi bagi pria, selain memalukan penyakit ini juga membuat mental tertekan yang pada titik tertentu bisa menjadikan pria depresi.

Terlebih lagi jika pasangan wanita tergolong hiperseksual dan terlalu menuntut kemampuan ranjang suami. Alasan-alasan inilah yang membuat seorang pria rela melakukan apa saja demi sembuh dari belenggu ejakulasi dini.

jamu kuat tahan lama tradisional

Para pebisnis, terutama pebisnis kesehatan dengan pintar memanfaatkan kondisi pria ED yang sedang terdesak ini. Salah satunya menawarkan solusi penyembuhan dengan ramuan oral, ramuan yang diminum.

Di pasaran, ramuan oral untuk pria ED agar mampu tahan lama terbagi dalam 2 tipe, yaitu :

  1. Jamu kuat tahan lama. Ramuan herbal alami bisa dalam bentuk jamu seduh maupun ekstrak kapsul.
  2. Obat farmasi / kimia. Biasanya berbentuk pil atau kapsul.

Pada postingan kali ini PapaTahanLama akan mengulas tingkat keefektifan dari jamu kuat tahan lama herbal dan obat farmasi untuk mengatasi ejakulasi dini.

Tujuan utama postingan ini, sebagai bahan pertimbangan bagi Anda (pria ED) sebelum memutuskan mengkonsumsi jamu tahan lama herbal dan obat kimia.

Secara garis besar, postingan ini akan membahas :

  1. Jamu Kuat Tahan Lama Herbal, Seberapa Efektif Mengatasi ED
  2. Obat Farmasi / Kimia, Efektifitas dan Efek Sampingnya untuk Pria ED
  3. Kesimpulan 

Baca Juga : Cara Agar ML Tahan Lama (Rahasia Wow Pria Perkasa)

Baca Juga : 7 Langkah Akhiri Ejakulasi Dini (Paten + Hasil Permanen)

Ada dua jenis obat oral yang tersedia untuk pria ED. Yang satu ramuan alami jamu kuat tahan lama herbal. Yang lain, obat farmasi kimia untuk ED.

Sampai saat ini belum ada satu pun dari jenis jamu herbal yang terbukti baik secara ilmiah maupun fakta kesembuhan di lapangan yang benar-benar mampu mengatasi ED.

Untuk obat kimia / farmasi yang biasa diresepkan dokter terbukti efektif secara klinis dan hasil aktual di lapangan mampu menunda ejakulasi.

Namun sayang, keefektifaan obat farmasi ini dibarengi dengan potensi efek samping yang cukup berresiko. Bahkan resikonya lebih buruk daripada ejakulasi dini itu sendiri.

Mari lanjut, PapaTahanLama bahas lebih detail…

Jamu Kuat Tahan Lama Herbal, Seberapa Efektif Mengatasi ED

Jika Anda perhatikan detail jamu kuat tahan lama herbal untuk ejakulasi dini, akan Anda temui 2 hal menonjol berikut ini:

  1. Antar satu brand dengan brand jamu herbal yang lainnya, memiliki kombinasi kandungan yang berbeda.
  2. Setiap brand akan mengklaim setinggi-tingginya kemampuan produknya mengatasi ED. Plus, di lain sisi sambil memberikan warning kepada konsumen akan bahaya produk kompetitor.

Dan hampir semua jamu herbal tersebut diberi label “jamu stamina pria”.  Selanjutnya pada bagian khasiat, muncul 2 manfaat generik (umum-tidak spesifik) berikut ini secara bersamaan, yaitu :

  1. Meningkatkan stamina dan gairah pria.
  2. Mengatasi ejakulasi dini / membuat tahan lama.

Hampir tidak ada yang menyatakan manfaat spesifik “membuat tahan lama / mengatasi ED”.

Selanjutnya mari kita cek kandungan utama dari jamu kuat tahan lama herbal. Sebagian besar mengandung salah satu bahan di bawah ini :

  • Pasak Bumi
  • Ginseng
  • Purwoceng
  • Jahe merah

Kalau menyebutnya sebagai jamu kuat herbal, itu benar. Karena jamu dengan salah satu atau kombinasi utama bahan-bahan di atas memang secara warisan nenek moyang dan fakta di masyarakat adalah afrodisiak alami, mampu meningkatkan gairah dan memperkuat ereksi pria.

Namun jika diberi embel-embel “membuat tahan lama”, ini yang belum ada bukti nyata, baik secara klinis maupun secara penggunaan aktual di masyarakat.

Jadi tugas utama jamu herbal dengan salah satu kandungan di atas adalah “meningkatkan gairah, memperkuat ereksi penis pria”, sama sekali tidak membuat pria “tahan lama”.

Mengeraskan ereksi dan membuat ereksi tahan lama itu dua hal yang berbeda. Permasalahan pria ED bukan pada kekerasan ereksi tapi pada ereksi yang tidak bertahan lama (cepat ejakulasi).

Jadi jika menggunakan jamu herbal dengan kandungan tersebut untuk penderita ED, maka salah sasaran. Jamu tersebut tentu lebih cocok untuk pria yang memiliki masalah gairah lemah / penis tidak mampu ereksi keras.

Obat Farmasi / Kimia, Efektivitas dan Efek Sampingnya Untuk Pria ED

Selain jamu kuat tahan lama herbal, para penderita ED juga banyak yang mencoba penggunaan obat kimia / farmasi.

Ada dua obat hasil teknologi farmasi yang terbukti secara klinis efektif mampu mengatasi ejakulasi dini, yaitu : tramadol dan Priligy (dapoxetine).

Tramadol Efektif Memperlama Hubungan Intim

Tramadol adalah analgesik opioid sintetis yang kuat, obat yang digunakan untuk mengurasi rasa sakit / nyeri tingkat sedang hingga berat.

jamu kuat tahan lama tradisional vs tramadol

Meskipun cara kerjanya dalam menunda ejakulasi tidak sepenuhnya jelas, namun efeknya setelah dikonsumsi terlihat nyata mampu memperlama durasi penetrasi pria.

Karena ketidak jelasan cara kerjanya, para ahli medis membuat konsensus mengenai cara kerja tramadol. Hal ini agar para dokter lebih mudah menjelaskan ke pasien ejakulasi dini, berikut cara kerjanya :

  • Bertindak selayaknya SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors), antidepresan yang juga diresepkan dokter untuk memperlama durasi seksual pria.
  • Mematikan seluruh system saraf rangsangan

Wong dan Malde melakukan studi klinis penggunaan tramadol untuk pria ED. Hasil peneletian rata-rata menunjukkan tramadol mampu membuat kemampuan pria menunda ejakulasi 2.5X.

Jadi jika saat ini Anda mampu tahan lama (penetrasi vagina) selama 5 menit, maka setelah mengkonsumsi tramadol kemampuan Anda meningkat sekitar 2.5X, yakni menjadi 5 menit x 2.5 = 12.5 menit.

Untuk hasil yang efektif, konsumsi tramadol bisa Anda lakukan minimal 2 jam sebelum hubungan seksual.

Di pasaran, tramadol beredar dengan nama-nama merek seperti berikut : Tramadol Hexpharm, Tramadol Indo Farma, Traumasik, Trunal DX, Trunal-DX Retard, Tugesal, Forgesic, Intradol, Kamadol, Katrasic, Nonalges, Nufapotram, Pinorec, Simatral, Tradomed, Tradonal, Tradyl, Tragesik, Tradosik, Tramadol Otto, Tramal, Tramofal, Trasik, Zephanal, Andalpha, Bellatram, Centrasic, Corsadol, Dolana, Dolika.

Efek Samping Tramadol Bagi Pria ED

Sayangnya, kemujaraban tramadol dalam membantu pasien ED dibarengi dengan efek samping yang menyertainya. Tramadol yang sejatinya obat peredam nyeri tingkat sedang – berat, tidak dijual bebas.

Bahkan Anda tidak akan dengan mudah menemuinya di apotek. Hanya apotek-apotek besar yang biasanya menyediakan tramadol.  Penggunaan tramadol harus disertai resep dokter.

Tramadol sering disalahgunakan karena bisa memberikan efek tenang, perasaan gembira dan melayang. Penggunaan tramadol jangka panjang bisa menimbulkan kecanduan seperti narkotika dan jika berhenti mengkonsumsinya akan muncul gejala seperti berikut:

  • Depresi
  • Sakit kepala
  • Gemetar
  • Halusinasi.
  • Diare

Dapoxetine (Priligy) Untuk Ejakulasi Dini

Dapoxetine adalah obat golongan SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor) yang bekerja dengan cara memblokir serotonin agar tidak diserap kembali oleh sel saraf.

Kekurangan serotonin pada otak pusat menyebabkan ejakulasi terlalu cepat. SSRI memblokir serotonin tidak diserap kembali oleh sel saraf, sehingga level kandungan serotonin pada otak pusat terjaga. Level kandungan serotonin yang cukup di pusat otak inilah yang berperan menunda ejakulasi.

Penjelasan sederhananya, dapoxetine mengulur terjadinya ejakulasi. Sehingga pria mampu bertahan lebih lama saat berhubungan seksual.

jamu kuat tahan lama tradisional vs priligy dapoxetine ejakulasi dini

SSRI yang sebenarnya anti depresan, juga sudah umum diresepkan dokter sebagai obat ejakulasi dini. Lebih lanjut, dapoxetine merupakan obat golongan SSRI pertama yang secara khusus didesain dan dikembangkan untuk pengobatan ejakulasi dini.

Bahkan, dapoxetine lebih banyak diresepkan sebagai pengobatan ejakulasi dini dibanding jenis SSRI lain seperti  paroxetine, sertraline, citalopram maupun fluoxetine.

Hal ini karena dapoxetine diserap sangat cepat oleh tubuh, sehingga hasil / efek kerja obatnya dapat dirasakan dengan segera.

Selain itu, penggunaan dapoxetin hanya saat butuh saja. Anda tidak harus minum rutin seperti kebanyakan obat resep dokter, semisal antibiotik.

Dengan demikian, kemungkinan timbulnya efek buruk penggunaan jangka panjang dapat diminimalisir.

Jurnal The Lancet melaporkan hasil penelitiannya. Dapoxetine bisa menunda terjadinya ejakulasi selama 3-4 menit setelah penetrasi, pada sekelompok pria yang mengkonsumsinya selama 3 bulan.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 2 ribu pria penderita ejakulasi dini — dengan kemampuan menahan ejakulasi satu menit setelah penetrasi.

Di Indonesia dapoxetine diedarkan dalam dua versi, yaitu dosis 30 mg dan 60 mg. Yang perlu Anda ingat, dapoxetine tidak dijual bebas. Penggunaannya harus disertai dengan resep dokter.

Konsumsi dapoxetine dalam sehari tidak boleh lebih dari 1 tablet dan hanya minum 1-3 jam sebelum berhubungan intim, bukan minum setiap hari.

Dapoxetine bisa dikonsumsi pria dengan rentang usia 18 sampai 64 tahun.

Resiko Efek Samping Dapoxetine Untuk Ejakulasi Dini

Seperti tramadol, sayangnya efektifitas dapoxetine (priligy) juga dibarengi dengan resiko efek samping. Berikut efek samping yang mungkin muncul ketika Anda mengkonsumsi dapoxetine (priligy):

  • Gejala infeksi saluran napas atas
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Mualdan rasa tidak nyaman pada ulu hati
  • Pusing / Sakit kepala
  • Diare

Dapoxetine tidak boleh dikonsumsi oleh penderita jantung, gangguan ginjal, epilepsi, gangguan fungsi hari dan juga tidak boleh mengkonsumsi dapoxetine bersamaan dengan konsumsi obat penenang lainnya.

Kesimpulan Jamu Kuat Tahan Lama VS Obat Farmasi / Kimia

PapaTahanLama akan menyimpulkan dua hal penting dari pembahasan di atas yaitu terkait efektivitas dan tingkat keamanan penggunaan jamu kuat tahan lama dan obat farmasi kimia untuk penderita ejakulasi dini.

Untuk masalah efektivitas, jamu kuat tahan lama herbal nonsense. Sama sekali tidak efektif dalam mengatasi ejakulasi dini. Sebaliknya obat kimia farmasi memberikan bukti nyata mampu mengatasi ejakulasi dini.

Namun kekurangan dari obat farmasi adalah adanya resiko efek samping yang menyertainya. Plus, obat kimia farmasi juga hanya sebatas mengatasi namun tidak menyembuhkan ejakulasi dini.

Jadi bukan seteleh minum obat selama beberapa waktu kemudian Anda bisa terbebas dari ejakulasi dini selamanya. Namun, setiap Anda ingin bercinta dengan durasi yang lebih lama, Anda harus minum obat tersebut 1-3 jam sebelumnya.

Source :

  • Wong, BL and Malde, S.  The use of tramadol “on-demand” for premature ejaculation: a systematic review. Urology 2013 Jan;81(1):98-103.
  • www.hellosehat.com/obat/tramadol/
  • www.hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/dapoxetine-obat-ejakulasi-dini/

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *